Depok Instruments

We Present Technologies As Arts

DI-Smart AVR System (Sistem Minimum Mikrokontroler AVR ATMEGA8535)

Untuk Pemesanan

Deskripsi:

DI-Smart AVR System adalah sebuah modul elektronika yang berdasar pada rangkaian sistem minimum mikrokontroler AVR (sismin AVR) ATMEGA8535 seperti pada gambar 3. Modul ini pun dapat digunakan sebagai sistem minimum mikrokontroler AVR lain yang pin-pin-nya bersesuaian dengan mikrokontroler ATMEGA8535, seperti mikrokontroler ATMEGA16 dan mikrokontroler ATMEGA32. Modul sistem minimum mikrokontroler AVR ini telah dilengkapi dengan beberapa fitur yang dapat mempermudah proses pembelajaran atau proses “troubleshooting” pemrograman.

Gambar 1. DI-Smart AVR System.

Dimensi PCB:

98.2mm(X) x 93.5mm(Y) x 1.9mm(Z)

Aplikasi:

  • DI-Smart AVR System yang berdasar pada sistem minimum mikrokontroler AVR ATMEGA8535 ini dapat dijadikan sebagai media pembelajaran pemrograman mikrokontroler AVR.
  • Modul dengan sistem minimum mikrokontroler AVR ini sangat baik difungsikan sebagai CPU (Central Processing Unit) atau Pengendali dalam berbagai macam sistem: sistem instrumentasi, sistem robotika, dan otomasi-otomasi yang lainnya.

Spesifikasi:

  • Dapat digunakan sebagai sistem minimum mikrokontroler AVR untuk tipe ATMEGA8535(L), ATMEGA16(L), ATMEGA32(L), ATMEGA163(L), ATMEGA323(L).
  • Menggunakan XTAL 11.0592MHz.
  • Dilengkapi rangkaian regulator 5V dan dioda pengaman dengan konektor DC yang mudah dihubungkan dengan Adaptor-DC.
  • Dilengkapi rangkaian antarmuka (interface) Max232 sehingga dapat langsung dihubungkan pada PORT SERIAL / COM PORT komputer.
  • Koneksi ADC sudah disiapkan (AVCC, AGND, dan AREF) sehingga sistem sudah siap untuk menerima input ANALOG pada PORTA.
  • Tersedia Array LED pada PORTC, dan Push-ON pada PORTD.2 dan PORTD.3 sehingga cocok untuk latihan pemrograman atau pengecekkan program (DEBUG).

Kelengkapan Produk:

  • 1 buah DI-Smart AVR System
  • 1 Lembar Penjelasan Produk

Seulas Teori “Sistem Minimum Mikrokontroler:

Sistem minimum mikrokontroler adalah sistem elektronika yang terdiri dari komponen-komponen dasar yang dibutuhkan oleh suatu mikrokontroler untuk dapat berfungsi dengan baik. Pada umumnya, suatu mikrokontoler membutuhkan dua elemen (selain power supply) untuk berfungsi: Kristal Oscillator (XTAL), dan Rangkaian RESET. Analogi fungsi Kristal Oscillator adalah jantung pada tubuh manusia. Perbedaannya, jantung memompa darah dan seluruh kandungannya, sedangkan XTAL memompa data. Dan fungsi rangkaian RESET adalah untuk membuat mikrokontroler memulai kembali pembacaan program, hal tersebut dibutuhkan pada saat mikrokontroler mengalami gangguan dalam meng-eksekusi program. Pada sistem minimum AVR khususnya ATMEGA8535 terdapat elemen tambahan (optional), yaitu rangkaian pengendalian ADC: AGND (= GND ADC), AVCC (VCC ADC), dan AREF (= Tegangan Referensi ADC). Jangan lupa tambahkan konektor ISP untuk mengunduh (download) program ke mikrokontroler. Rangkaian sistem minimum mikrokontroler AVR ATMEGA8535 dapat dilihat pada gambar berikut:

Gambar 3. Rangkaian Sistem Minimum Mikrokontroler AVR ATMEGA8535

Datasheet Komponen yang Digunakan dalam DI-Smart AVR System:

Materi Pembelajaran:

About these ads

November 14, 2009 - Posted by | 3.1 Modul Elektronika | , , , , ,

70 Komentar »

  1. [...] (Sistem Minimum ini dapat pula digunakan untuk Mikrokontroler ATMEGA16(L), ATMEGA32(L), ATMEGA163(L), dan ATMEGA323(L))Produk DEPOK INSTRUMENTS yang bersesuaian: DI-Smart AVR System [...]

    Ping balik oleh Kumpulan Rangkaian Sistem Minimum Mikrokontroler « Depok Instruments | Januari 17, 2010 | Balas

  2. [...] DI-Smart AVR System (Sistem Minimum Mikrokontroler AVR ATMEGA8535) [...]

    Ping balik oleh Aplikasi-001.Termometer Digital + Alarm Kebakaran (Seri Pemantauan Suhu [I]) « Depok Instruments | Januari 20, 2010 | Balas

  3. saya menggunakan laptop, sebagai komunikasinya hanya ada usb. jadi, bagaimana caranya jika saya ingin memprogram Sistem Minimum Mikrokontroler AVR ATMEGA8535 ini?? mohon penjelasan yang detail

    Komentar oleh rere | Februari 7, 2010 | Balas

  4. [...] memudahkan pembelajaran, sebaiknya menggunakan modul kami DI-Smart AVR System sebagai media praktik. Adapun langkah-langkah dalam pembuatan sistemnya adalah sebagai [...]

    Ping balik oleh AVR “LED Control” « Depok Instruments | Maret 1, 2010 | Balas

  5. [...] yang terlihat pada gambar berikut.Untuk memudahkan pembelajaran, sebaiknya menggunakan modul kami DI-Smart AVR System sebagai media praktik. Adapun langkah-langkah dalam pembuatan sistemnya adalah sebagai [...]

    Ping balik oleh AVR “PB-Input + LED-Output” « Depok Instruments | Maret 2, 2010 | Balas

  6. terima kasih mas, saya copy beberapa ya..buat refrensi

    Komentar oleh faizar | Maret 3, 2010 | Balas

  7. DI-Smart AVR System bisa diprogram dengan usb ngak mas?brapa haerganya saya mo pesan nih, sekalian dengan USB AVR..thank

    Komentar oleh rere | Maret 8, 2010 | Balas

  8. [...] DI-Smart AVR System [...]

    Ping balik oleh AVR “Membaca Input ADC dan Ditampilkan di Komputer” « Depok Instruments | Maret 8, 2010 | Balas

  9. bos sory mau tanya ni kemaren baru beli saya rada bingung di cd nya banyak baget program nya mohon di info tip perogram kegunaan nya apa ? terus saya mau nayat untuk di-smart avr dada nya yg buat latihan dasar bikinled jalan tapi yg listing nya pake codevision sb sementara yg agang mudah belajar nya codevision doang untuk bascom blm ngerti dan blm konek oh iya lupa alat yg saya bli 1 usb k125r ama di samtr avr , mohon pencerahan ya bos salam ssukses , petama kali kenal ama DI lansung jatuh cinta nimba ilmu nya ni

    Komentar oleh abi | Mei 5, 2010 | Balas

    • Terima kasih atas komennya. Tapi maaf, kami kurang paham dengan pertanyaannya. Mohon diperjelas.

      Depok Instruments Team

      Komentar oleh depokinstruments | Mei 5, 2010 | Balas

  10. Saya baru beli DI Smart AVR System, saat menulis fuse bit menggunakan avr-osp II gagal, mengapa bisa begitu?

    Komentar oleh faisal | Juni 4, 2010 | Balas

    • Terima kasih atas pembeliannya, Saudara Faisal.

      Untuk lebih detil, silakan email kami di mualif@depokinstruments.com

      Salam,
      Depok Instruments Support Team

      Komentar oleh depokinstruments | Juli 5, 2010 | Balas

  11. assalammualaikum w.w
    Gini mas saya adalah org yg masih awam sekali tentang mikrokontroler ini,bahkan saya gak tau apa itu mikrokontroler,apa lagi tentang pemogramannya,tapi sekilas saya cari2di google saya mendapatkan sedikit informasi,bahwa dng mikrokontroler ini kita bisa membuat running led hanya dengan program saja,dan saya baca banyak lagi yg bisa di lakukan dengan mikrokontroler ini,dan sebelum nya saya membuat running teks atau teks berjalan hanya mengandalkan rakitan seperti biasa menggunakan IC555,nah saya penasaran bagaimana sebenarnya cara kerja mikrokontrtoler trsbt?? dan bagaimana cara menghubungkan LED agar bisa diprogram atau diperintah agar bisa berkedip sesuai dengan yg kita inginkan??? saya harap mas2 senior disini yg sudah paham betul dengan mikrokontroler ini dapat memberikan informasi kepada saya melalui
    alamat email saya: dilezzz@yahoo.co.id

    terimakasih banyak atas bantuan nya,saya tunggu jawaban mas2 semua…

    Komentar oleh ardilez | Juni 27, 2010 | Balas

    • Wa’alaikumsalam…

      Untuk mempelajari mikrokontroler dari dasar, Saudara Ardilez dapat melihat halaman-halaman kami terutama kategori mikrokontroler-1 s/d mikrokontroler-3.

      Terima kasih atas kontribusinya.

      Salam,
      Depok Instruments Support Team

      Komentar oleh depokinstruments | Juli 5, 2010 | Balas

  12. [...] DI-Smart AVR System (Sistem Minimum Mikrokontroler AVR ATMEGA8535) [...]

    Ping balik oleh Aplikasi-002. Pengukur Kecepatan Putaran Motor (Seri Pemantauan Kecepatan [I]) *masih dalam pengembangan « Depok Instruments | Agustus 11, 2010 | Balas

  13. [...] DI-Smart AVR System (Sistem Minimum Mikrokontroler AVR ATMEGA8535) [...]

    Ping balik oleh Aplikasi-003. Pintu Geser Otomatis (Seri Pemantauan Gerakan [I]) *dalam pengembangan « Depok Instruments | Agustus 21, 2010 | Balas

  14. Mas saya mo nanya ne, kemaren saya bru dapet DI-Smart AVR System dr dosen saya. Trus saya disuru nyari contoh2 programnya
    yang mo saya tanya DI-Smart AVR System itu harus diprogram ato ngga??
    n klo iya source nya bisa saya dapet dari mana?
    trus, ada simulatornya ga Mas?? takutnya ntr salah masukin programnya :D.

    mohon pencerahannya ya Mas…

    Komentar oleh chrozca | November 16, 2010 | Balas

  15. maaf kakak kyaknya untuk modul avr sysNya di modul led nya kynya terbalik tuh… mending ga ush pk RP1 coz klu kondisi port=0 malah dia nyala begitu jg sebaliknya klu kondisi port=1 eh.. dia mati….. maksaih n maaf sebelumnya kak…

    Komentar oleh Mr Newbie | Desember 13, 2010 | Balas

    • Bukan terbalik, tetapi memang dimaksudkan demikian. Itu artinya LED-nya active-low, LED akan aktif / menyala ketika diberi logika 0, dan akan padam saat diberi logika 1. Hal itu berkaitan dengan kemampuan arus keluaran dari mikrokontroler yang dimana logika 1-nya lebih kecil kemampuannya memberikan arus dibandingkan logika 0-nya dalam menerima arus.

      Terima kasih…

      Komentar oleh depokinstruments | Desember 13, 2010 | Balas

  16. Salam kenal mas,saya udah beli produk DI-Smart AVR System. kerena laptop saya hanya ada konektor usb,untuk koneksi program ke AVR rencana saya juga mau beli DI-Low Cost USB AVR ISP, pertanyaan saya,bisa gak kalau kita juga kita menampilkan data ADC dari ATmega ke layar laptop dengan koneksi menggunakan DI-Low Cost USB AVR? mohon penjelasan tks.

    Komentar oleh adi | Desember 15, 2010 | Balas

    • DI-Low Cost USB AVR ISP bisa digunakan untuk pengunduhan (downloading) program, tetapi tidak dapat digunakan untuk antarmuka komunikasi antara mikrokontroler dengan komputer, Saudara Adi. Jika ingin menggunakan yang juga dapat digunakan sebagai antarmuka, bisa menggunakan produk baru kami:
      DI-USB AVR ISP V2
      Terima kasih,
      Depok Instruments Support Team

      Komentar oleh depokinstruments | Desember 15, 2010 | Balas

      • Apakah prduk DI USB AVR ISP V2 sudah comaptible dengan Windows 7?
        Trims

        Komentar oleh Fino | April 19, 2011

      • Sudah bisa. Sejauh ini penggunaan DI-USB AVR ISP V2 belum bermasalah untuk penggunaan di windows 7.

        Terima kasih,
        Depok Instruments Suppport Team

        Komentar oleh depokinstruments | April 19, 2011

  17. apakah paket diatas termasuk mikrocontroler nya ATMEGA8535, atau sekedar board saja?

    Komentar oleh Tommy Bulyan | Maret 4, 2011 | Balas

    • Sdr. Tommy, modul tersebut sudah termasuk mikrokontroler ATmega8535-nya.

      Terima kasih,
      Depok Instruments Team

      Komentar oleh depokinstruments | Maret 7, 2011 | Balas

  18. Salam kenal, saya baru beli DI-smart AVR system.. Saya mau tanya untuk menyimpan hasil pembacaan sensor (tgs akhir saya mau pakai sensor ping)di EEPROM DI-smart AVR system harus pakai modul tambahan lagi ya? Trus untuk mendownload data yang disimpan di EEPROM tsb, apa bisa melalui port serial DI-samrt AVR. Mohon pencerahannya… thanks

    Komentar oleh Lucia januar | Mei 2, 2011 | Balas

    • Tidak perlu, tinggal menggunakan program. Bisa.

      Semoga bermanfaat.

      Trims,
      Depok Instruments Support

      Komentar oleh depokinstruments | Juni 8, 2011 | Balas

  19. Permisi, saya baru saja membeli DI-Smart AVR System, dan yang kristal yang dipakai disini 11,.. MHz.. kalau saya ingin mengganti dengan kristal 4 MHz agar sesuai dengan program yang sudah saya punya, apakah akan merusak sistem dari board ini? terima kasih

    Komentar oleh dimas4890 | Juni 8, 2011 | Balas

    • Tidak. Tapi bukankah lebih mudah jika yang diganti adalah programnya.

      Trims,
      Depok Instruments Support

      Komentar oleh depokinstruments | Juni 8, 2011 | Balas

  20. aslm.mas sy bru kenal dgn mikrokontroler di sttn lampung tlg kasih ilmunya lgi yaaa….

    Komentar oleh Muhara Jaya | Oktober 10, 2011 | Balas

    • Wlkmslm…

      Semoga tulisan-tulisan kami dapat bermanfaat dalam proses belajarnya…

      Terima kasih,
      Depok Instruments Support

      Komentar oleh depokinstruments | Oktober 21, 2011 | Balas

  21. saya homestay di surabaya, dimana bisa saya dapatkan DI-Smart AVR System di surabaya ya?? thanks

    Komentar oleh Fursan | Oktober 10, 2011 | Balas

    • Kami belum memiliki distributor untuk daerah jawa timur. Silakan menghubungi distributor kami yang terdekat.

      Terima kasih,
      Depok Instruments Support

      Komentar oleh depokinstruments | Oktober 21, 2011 | Balas

  22. mas saya mau tanya, saya pake DI-Smart AVR System, saya mau menggunakan komunikasi serial dengan modem fastrack, tapi kok gk ngerespon klo pake yang port db9 nya, trus klo pake yang di tx sama rx yang di ISP dy malah mati, kyk y short gitu, padahal kan seharusnya, tx pada modem dihub kan pada RX mikon, dan sebaliknya begitu… saya mau tanya solusinya apa, masih ada kekurangan dari komponennya kah atau seperti apa… terimaksih sebelumnya..

    glucklich89@live.com

    Komentar oleh almubarok | Februari 20, 2012 | Balas

    • Sdr. Almubarok,

      Memang harus melewati RS232, tetapi koneksi-nya harus sangat diperhatikan. Biasanya kami menggunakan tambahan kabel male-to-male DB9 yang TX dan RX nya telah disilang.
      Untuk lebih jelasnya salah satu distributor dan juga rekanan kami memiliki artikel mengenai topik ini di:

      http://www.avrku.com/2011/06/bascom-avr-mega16wavecom-fastrack.html

      Salam,
      Depok Instruments Support

      Komentar oleh depokinstruments | Februari 20, 2012 | Balas

  23. mas numpang tanya nih,
    saya kan udah punya mikro seperti diatas, terus saya komunikasikan ke komputer melalui DB9 dengan hyperterminal. berhasil..!!
    contoh program yang saya masukan adalah untuk mengelurakan tulisan di hyperterminal berupa perintah atcommand seperti (at+ckpd=”1″), memang berhasil ke kirim ke hyper terminal di komputer.

    namun yang saya mau tanyakan,
    gmana cara nya agar perintah tersebut dapat dikirimkan ke handphone melalui mikrokontroler dengan komunikasi serial tersebut yang di ganti dengan kabel data usb,,???
    layak nya hyperterminal komputer mengirim perintah tersebut ke handphone.

    apakah ada alat lain yang dibeli lagi untuk mengkomunikasikan hanphone dengan mikrokontroler yang menggunakan kabel data usb,
    mohon bimbingan nya n,
    terima kasih

    Komentar oleh andre saputra | Mei 30, 2012 | Balas

    • Tidak bisa dengan USB untuk ke mikrokontroler. Harus dicari HP atau modem yang dapat berkomunikasi via RS232 atau serial TTL.

      Salam,
      Depok Instruments Support

      Komentar oleh depokinstruments | Juni 7, 2012 | Balas

  24. mas saya mau tanya saya sudah beli DI-Smart dan beli lagi DI-USB AVR ISP V2 karena saya menggunakan notebook yg cm bisa pake USB untuk download program…yang saya mau tanyakan gmn cara download program yg menggunakan BASCOM AVR menggunakan dua alat tersebut,,sudah saya coba dan browsing belum berhasil juga, mohon info detailnya ke email saya dh4n87@gmail.com

    Komentar oleh Ramadhan | Juli 31, 2012 | Balas

  25. Yth
    Depok Instrument

    Saya membeli modul DI-Smart AVR System (Sistem Minimum Mikrokontroler AVR ATMEGA8535), saya kesulitan untuk mendapatkan rangkaian di Modul serta penjelasan per komponentnya detail, misalnya resistor funsinya dalam rangkaian modul ini, dll. ASAP..trims n regard

    Komentar oleh faisal | Agustus 13, 2012 | Balas

  26. admin,ijin nanya ya,ntu mikro udah trmsuk atmega8535 ya?
    rencana ane mau buat pintu geser otomatis menggunakan pir & atmega8535
    kira2 support kgk tuh?:bingung
    kira2 butuh biaya berapa ya untuk memesannya ya gan..

    Komentar oleh Endy Febriansyah | Oktober 13, 2012 | Balas

    • Sudah termasuk ATMEGA8535. Support. Biaya tergantung Sdr. Endy dalam pengembangannya. Semakin kompleks akan semakin mahal.

      Semoga sukses…

      Komentar oleh depokinstruments | Oktober 19, 2012 | Balas

  27. permisi, Pak saya ingin memesan mikrokontroller tipe ini (DI-Smart AVR System ) bagaimana caranya yaa? mohon bantuannya.

    Komentar oleh yuniar | Oktober 31, 2012 | Balas

  28. Saya menggunakan laptop yang tidak ada koneksi serialnya.. apa saya bisa menggunakan DI- Super Smart AVR System yg sudah ada modul USB nya atau saya mesti menggunakan DI-Smart AVR System + konverter serial to USB….

    Dan apakah DI-Super Smart AVR System bisa dihubungkan dengan modem/HP???

    Komentar oleh Justi | November 2, 2012 | Balas

    • DI-Super Smart AVR dapat dihubungkan langsung ke USB, tetapi tidak ke modem/HP. Sedangkan DI-Smart AVR System tidak dapat dihubungkan ke USB, tapi dengan modem/HP cukup ditambahkan DB9 Male to Male.

      Komentar oleh depokinstruments | November 3, 2012 | Balas

  29. kalo beli DI smart sitem avr ini dimana ya kk?? diwilayah surabaya????

    Komentar oleh Nico | November 17, 2012 | Balas

  30. Mas adagak modul yg bs menghtung decode counter. Jadi inputnya tombol push buttom

    Komentar oleh hasan | November 17, 2012 | Balas

  31. mas mau tanya, setelah saya buat program di CAVR lalu saya download ke sismin melalui CAVROSP II kenapa dia tidak bisa ya ??
    di CAVRROSP II tertulis unequal, bagaimana cara mengatasinya ??
    terima kasih
    tolong cepat jawabannya ya mas

    Komentar oleh Dedek Ansyari | November 19, 2012 | Balas

  32. mas mau tanya,kalau untuk mengaktifkan cristal externalnya sismin atmega32 dengan program downloadernya avr-osp II,untuk pengaturan fuse bit nya gmn?soal nya sy pernah ngotak ngatik fuse bit nya malah mikronya yg rusak.mohon pencerahanya.
    terimakasih

    Komentar oleh Ende Cecep Ependi | Januari 18, 2013 | Balas

    • Fuse-bit sudah diatur oleh kami sesuai dengan keadaan hardware-nya. Sebaiknya tidak diubah-ubah karena dapat merusak IC.

      Komentar oleh depokinstruments | Januari 23, 2013 | Balas

  33. kalau kristalnya diganti dengan yang 16Mhz masih bisa berjalan normal atau perlu penyesuaian pada komponen lain…..?

    Komentar oleh damha | Januari 22, 2013 | Balas

    • Bisa berjalan dengan baik. Tetapi perubahan ekstrim seperti penyolderan secara pribadi menghilangkan garansi jika terjadi sesuatu hal.

      Komentar oleh depokinstruments | Januari 23, 2013 | Balas

  34. maksimal berapa servo yang bisa di control dengan board ini…..?

    Komentar oleh damha | Januari 26, 2013 | Balas

    • Tergantung kemahiran dari seorang programmer-nya, kami pernah mengendalikan sd 5 servo.

      Komentar oleh depokinstruments | April 4, 2013 | Balas

    • Tergantung kemahiran dari seorang programmer-nya, kami pernah mengendalikan sd 5 servo.

      Komentar oleh depokinstruments | April 4, 2013 | Balas

  35. 1 bulan lalu saya beli sepaket ISP V2, Smart avr , LCD , extention board dan WLM35ST. tapi saya masih kesulitan dengan
    code vision avr ada error msg nya ioport.sys , saya pake OS win 7 64 bit . dimana saya bisa dapat ioport.sys nya ?
    dan ada masalah lagi , saya coba copas (copy paste ) code yg ada di web ini, tapi kok carakternya berubah ya ??

    Komentar oleh sudibyo | Maret 27, 2013 | Balas

    • Karakter berubah memang mengacu pada web-nya. Jadi perlu dicek ulang, memang terkadang ada perbedaan, jadi perlu diedit dahulu (hapus tulis kembali).
      Ini ioport.sys utk keperluan code vision avr ya? Untuk itu kami belum bisa bantu.

      Komentar oleh depokinstruments | April 4, 2013 | Balas

  36. mas cara membelinya gima thu ? mau beli ni

    Komentar oleh ibad | April 22, 2013 | Balas

  37. Selamat sore,saya memiliki proyek TA utk membuat pembaca temperatur dengan menggunakan termokopel,tetapi ingin seluruh datanya masuk ke komputer dengan software buatan saya.
    Saya telah membeli DI Super Smart AVR System 8535,apabila ingin data masukan dari modul ini masuk ke komputer bagaimana ya?apakah hanya butuh modul ini saja atau harus pakai modul lain.makasih.

    Komentar oleh Dwi Harjono | Mei 19, 2013 | Balas

    • Untuk DI-Smart AVR System perlu tambahan modul.
      Sedangkan untuk DI-Super Smart AVR tidak perlu.

      Komentar oleh depokinstruments | Mei 20, 2013 | Balas

      • Bang,saya sudah mencoba koneksi untuk pengiriman file dari output alat saya dengan menggunakan DI Super Smart AVRny ke program buatan saya,saya sudah mengecek menggunakan hercules dan telah terhubung statusnya,tetapi saat software saya dijalankan knp software saya tidak menerima sinyal output dari alat yang saya buat ya?saya mencari bberapa referensi dan dikatakan harus menginput librarynya ATMega itu sendiri.maksudnya apa ya?lalu mencari librarynya dimana ya?
        Thans..

        Komentar oleh Dwi Harjono | Mei 24, 2013

  38. Mas saya sudah beli modul diatas tapi tidak bisa berkomunikasi dengan hyperterminal padahal port com nya sudah disamakan, juga setting jumper di modul tersebut sudah di posisikan serial port, saya pun sudah melakukan test dengan memakai source code yang ada di manual modul tsb. dimanakah letak kesalahannya? saya memakai kabel USB to RS232 converter merk HL340. mohon pencerahannya

    Komentar oleh urang3rut | Maret 24, 2014 | Balas


Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 64 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: