Depok Instruments

We Present Technologies As Arts

DI-REV1 [di-ay-ref-wan] / (DI-Rotary Encoder Versi #1)

Untuk Pemesanan

Spesifikasi:

  • Terdiri dari dua bagian utama:
    1. Piringan derajat dengan 36 lubang pada kelilingnya dengan sudut antara dua lubang yang berdampingan terhadap titik tengahnya adalah 10o.
    2. Rangkaian sensor pembaca putaran yang menggunakan optocoupler tipe celah sebagai sensor pembaca perubahan posisi lubang piringan derajat.
  • Tegangan-tegangan operasi:
    • Sumber (VCC): 3,5 – 5,5V
    • Logika output ‘0’: 0 – 0,5V
    • Logika output ‘1’: 3 – 5V (VCC – 0,5V)
  • Logika output:
    • 0: Saat celah sensor terhalang
    • 1: Saat celah sensor tanpa-halangan
  • Kecepatan baca sensor:
    • Kondisi logika toggle (0/1): 1500Hz
    • Rotasi dengan 36 lubang: 2500RPM

Deskripsi Perangkat Modul:

  • Layout:

Gambar 1. Piringan Derajat DI-REV1.

Gambar 2. Rangkaian Sensor DI-REV1.

Gambar 3. Paket dalam modul DI-REV1.

  • Dimensi:
    • Rangkaian Sensor: 13,91mm(X) x 32,41(Y) x 1,9mm(Z)
    • Piringan Derajat: 42,64mm(Ø) x 1,9mm(Z)
  • Keterangan Fungsi Pin Rangkaian Sensor:

Tabel 1. Fungsi Pin Rangkaian Sensor DI-REV1.

GND Sumber tegangan bawah / negatif / ground
VCC Sumber tegangan atas / positif.
Vout Data keluaran rangkaian sensor

Aplikasi:

  • Penghitung rotasi:
    • Putaran motor
    • Mekanik (seperti roda, roda gigi, dan kincir)

Petunjuk Penggunaan:

  1. Pasang piringan derajat pada objek yang akan dihitung rotasinya. Pastikan piringan derajat terpasang dengan baik, kuat dan lurus.
  2. Letakkan rangkaian sensor pembaca pada posisi dengan piringan derajat tepat berada di antara celah sensor optocoupler.
  3. Beri sumber tegangan (lihat Spesifikasi dan Tabel 1).
  4. Hubungkan Vout pada sistem pencacah pulsa seperti mikrokontroler.
  5. Sistem Anda telah siap untuk menghitung rotasi.

Seulas Teori:

  • Optocoupler adalah komponen elektronik yang terdiri dari dua komponen penyusun:
    1. LED-IR, yaitu LED yang memancarkan cahaya inframerah yang panjang gelombangnya tak tampak oleh mata manusia.
    2. Phototransistor, yaitu transistor yang penyulut-basisnya adalah cahaya inframerah.
  • Rangkaian penggerak (driver) optocoupler haruslah terdiri dari dua bagian:
    1. Sumber tegangan untuk menyalakan LED-IR.
    2. Rangkaian pengkondisi sinyal untuk membaca data keluaran dari phototransistor.
About these ads

Maret 25, 2010 - Posted by | 3.1 Modul Elektronika |

11 Komentar »

  1. rotary encoder ini dapat juga kita gunakan pada motor dc,dan sebagainya untuk mengetahui perputaran.Bisa tolong postingkan atau kirimkan artikel tentang itu

    Komentar oleh andi sutrisno | Mei 19, 2010 | Balas

    • Terima kasih atas sarannya.

      Saat ini sedang kami susun materi yang berkaitan dengan rotary encoder tersebut.

      Salam,
      Depok Instruments Support Team

      Komentar oleh depokinstruments | Juli 5, 2010 | Balas

  2. [...] DI-REV1 (DI-Rotary Encoder Versi #1) [...]

    Ping balik oleh Aplikasi-002. Pengukur Kecepatan Putaran Motor (Seri Pemantauan Kecepatan [I]) *masih dalam pengembangan « Depok Instruments | Agustus 11, 2010 | Balas

  3. [...] Rotari Encoder [...]

    Ping balik oleh GUI PID | Ruly Anggriawan | November 27, 2010 | Balas

  4. berarti semua piringan ada lubangnya…ato dikasi jarak lubang dan tidak lubang di setiap 10 derajatnya,,

    Komentar oleh iwan | Oktober 30, 2011 | Balas

    • Berselang-seling…

      Salam,
      Depok Instruments Support

      Komentar oleh depokinstruments | November 7, 2011 | Balas

  5. mau pesen rotary nya gimana ya..?

    Komentar oleh abenk | Desember 26, 2011 | Balas

  6. pak bisa minta daftar harganya gag?

    Komentar oleh yogi | Maret 13, 2012 | Balas

  7. pak apakah bisa sensor putaran rotary encoder digunakan sampai 3000 rpm motor dc.? kalau Bisa harga pemesanan dan kirimkan artikel tentang rotary encoder pada motor dc

    Komentar oleh ardilla | Juli 17, 2013 | Balas


Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 64 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: