DI-Relay 2

Untuk Pemesanan

Deskripsi:

DI-Relay 2 adalah modul relay pengembangan dari DI-Relay 1. DI-Relay 2 berisi adalah dua buah DI-Relay 1 dalam 1 board, sehingga pengguna lebih hemat dari sisi biaya maupun dari sisi dimensi. DI-Relay 2 adalah modul relay SPDT (Single Pole Double Throw) yang memiliki ketahanan yang baik terhadap arus dan tegangan yang besar, baik dalam bentuk AC maupun DC.

Gambar 1a. DI-Relay 2 (sisi input).

Gambar 1b. DI-Relay 2 (sisi output).

Gambar 2. Layout Posisi Komponen DI-Relay 2

Aplikasi:

Sebagai electronic-switch yang dapat digunakan untuk mengendalikan ON/OFF peralatan listrik berdaya besar.

Spesifikasi:

  • Menggunakan 2 buah relay HKE HRS4H-S-DC5V
    • Menggunakan tegangan rendah, 5VDC, sehingga dapat langsung dihubungkan pada sistem mikrokontroler.
    • Tipe relay adalah SPDT (Single Pole Double Throw): 1 Common, 1 NC (Normally Close), dan 1 NO (Normally Open).
    • Memiliki daya tahan sampai dengan 10A.
  • Dapat langsung dihubungkan pada DI-Smart AVR System atau DI-Smart 51 System
    • Pin pengendali dapat dihubungkan dengan pin port mikrokontroler mana saja, sehingga membuat pemrogram dapat leluasa menentukan pin mikrokontroler yang akan digunakan sebagai pengendali.
  • Dilengkapi rangkaian penggerak (driver) relay dengan level tegangan TTL sehingga dapat langsung dikendalikan oleh mikrokontroler.
    • Driver bertipe active-high atau kumparan relay akan aktif saat pin pengendali diberi logika ”1”.
    • Driver dilengkapi rangkaian peredam GGL induksi sehingga tidak akan membuat reset sistem mikrokontroler.

Petunjuk Penggunaan:

I.  Contoh Pengendalian 1 Modul DI-Relay 2:

1.    Modul yang dibutuhkan DI-Smart AVR System dan DI-Relay 2.
2.    Hubungkan DI-Relay 2 pada PORTC pin D0 (PORTC.0) dan D1 (PORTC.1).
3.    Untuk mengaktifkan relay, atur pin PORTC.0 pada kondisi “high” (PORTC.0 = 1) dan untuk me-non-aktif-kan relay atur pin PORTC.0 pada kondisi “low” (PORTC.0 = 0). Begitu pun dengan relay 2 pada PORTC.1.

TW: @deni_dins
FB: https://www.facebook.com/depokinstruments/

Iklan

5 thoughts on “DI-Relay 2

      1. Makasih…
        Saran saya, di manualnya mesti ditambahin gambar mengenai dimensi, jarak lubang baut, dan diameter baut. Kadang yg seperti itu penting juga, misalnya untuk pembuatan casing atau dipasang di pcb lain, kita mesti tau jarak antar lubang & diameter lubang. Terus di datasheetnya dikasih keterangan “untuk detailnya dapat dilihat di http://www…...”

        Maaf kalau keluar dari topik. Cuma saran sih

        Suka

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s