Tips n Tricks Hemat Listrik (2)

Hemat listrik? Bisa dengan cara-cara sederhana kok. Tapi sebelum pelajari Tips n Tricks-nya, kita perlu pelajari dulu, hal-hal mengenai biaya listriknya ya.

Yang pertama adalah TDL. TDL adalah singkatan dari Tarif Dasar Listrik. TDL adalah satuan biaya terkecil penggunaan daya listrik. Total biaya listrik dihitung berdasarkan TDL dikalikan jumlah energi listrik yang dipakai dalam satu bulan. Silakan klik TDL PLN 2015 untuk mengetahui biaya TDL terkini.

Yang kedua adalah kWh. kWh adalah singkatan dari kilo.Watt.hour. kWh adalah jumlah daya atau energi yang digunakan dalam durasi tertentu. kilo.Watt menyatakan bahwa perhitungan energi dalam pembulatan per-seribu Watt. Sedangkan hour atau jam, berarti bahwa durasi penggunaan dalam pembulatan per-satu jam.

Tips n Tricks Hemat Listrik (2). Air Conditioner Inverter.

  • Apaan tuh? Inverter itu sendiri berarti pembalik, dalam konteks kelistrikan maksud pembalik adalah pengubah arus DC menjadi AC atau dalam konteks ini dari AC menjadi DC. Tapi jangan bayangkan bahwa Air Conditioner Inverter bekerja pada arus DC. Maksud DC di sini adalah sistem kendali yang diterapkan oleh teknologi inverter yang mengarahkan proses kerja kompresornya ke kondisi stabil daripada ON/OFF, untuk lebih jelasnya dapat dilihat di Gambar 1. Berdasarkan sistem kendali yang digunakannya tersebut, sehingga AC Inverter memiliki beberapa kelebihan daripada AC Konvensional:
    • AC Inverter lebih akurat dalam pencapaian posisi suhu yang diinginkan daripada AC Konvensional.
    • AC Inverter mencapai suhu yang diinginkan lebih cepat dari AC Konvensional.
    • AC Inverter menggunakan daya listrik 30% lebih hemat daripada AC Konvensional.
    • AC Inverter lebih sunyi daripada AC Konvensional .
    • Fluktuasi temperatur hampir tidak terjadi seperti terlihat di Gambar 1.[1]

graph_inverter-fixed

Gambar 1. Ilustrasi Perbandingan Kerja Kompresor AC Inverter dan AC Konvensional.

  • Lalu berapa jumlah kWh yang bisa dihemat? Untuk mengetahuinya, maka kita perlu memisalkan penggunaan daya dari Air Conditioner konvensional. Jika suatu Air Conditioner Konvensional menggunaka 450 watt saat operasinya, maka untuk Air Conditioner Inverter adalah 450 watt x (100%-30%), yaitu 315 watt, atau menghemat 135 watt. Jika dianggap penggunaan Air Conditioner adalah 12 jam, maka jumlah energi yang digunakan adalah 135 watt x 12 jam = 1620 Wh = 1,62 kWh . Dan jika dalam 1 bulan terdapat 30 hari, maka total penghematan energi listrik dalam 1 bulan = 30 x 1,62 kWh = 48,6 kWh.
  • Jika batas daya di rumah tersebut adalah 1300 VA dan berdasarkan TDL PLN 2015  dengan biaya per kWH adalah Rp 1.352, maka total penghematan = 48,6 x Rp 1.352 = Rp 65.707,2 / bulan. Kalau 1 tahun? Lumayan kan…
  • Tapi…Air Conditioner Inverter pun punya kekurangan:
    • Harga cenderung lebih mahal daripada Air Conditioner Konvensional. Boros di depan, hemat di belakang 🙂
    • Kecenderungan ‘service’ yang lebih mahal daripada Air Conditioner Inverter. Nah, yang ini silakan dipertimbangkan. Berdasarkan pengalaman penulis, hal ini masih lebih murah jika dibandingkan biaya dalam 1 tahun 😉 Dan jika mendapatkan jasa ‘service’ yang di bawah standar, bisa lebih wuah lagi…

Lanjut ke: Hemat Listrik (3)
Kembali ke: Hemat Listrik (1)

Rujukan:
1. http://www.penguinaircon.com/index.php/articles/inverter

TW: @deni_dins
FB: https://www.facebook.com/depokinstruments/

 

Iklan

2 thoughts on “Tips n Tricks Hemat Listrik (2)

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s