Tokoh – Erick Thohir

Artikel Tokoh ini ditulis dari beberapa rujukan daring yang ditulis lengkap di akhir artikel. Foto pun tetap menggunakan rujukan URL aslinya ketika diklik. Semoga artikel ini dapat menginspirasi siapa saja yang membacanya. Salam.

  • Nama Lahir: Erick Thohir[2]
  • Pendidikan:
    • Bachelor of Arts diperoleh dari Glendale University.[2]
    • Master of Business Administration dari Universitas Nasional California, Amerika Serikat, 1993.[2]
  • Pekerjaan: Pengusaha di bidang media, olah raga, dan restoran. Penulis.[2]
  • Orang tua:
    • Teddy Thohir (ayah)[2]
    • (ibu)
  • Istri: Elizabeth Tjandra[3]
  • Anak:
    • Magisha Afryea Thohir[3]
    • Mahatma Arfala Thohir[3]
    • Mahendra Agakhan Thohir[3]
  • Twitter: @erickthohir

Karir Bisnis

Media

Sekembalinya ke Indonesia, bersama Wisnu Wardhana dan R. Harry Zulnardy, Erick Thohir mendirikan Mahaka Group. Perusahaan ini membeli Republika pada tahun 2001.[6] Saat itu, Erick mendapat bimbingan dari ayahnya serta Jakob Oetama dari Kompas dan Dahlan Iskan dari Jawa Pos. Grup Mahaka terus berkembang dan menguasai beberapa bisnis: Majalah, yang meliputi a+, Parents Indonesia, dan Golf Digest; Surat kabar, yang meliputi Sin Chew Indonesia, dan Republika; Stasiun TV JakTV; Stasiun radio yang meliputi GEN 98.7 FM, Prambors FM, Delta FM, dan FeMale Radio. Erick menjadi Presiden Direktur PT. Mahaka Media hingga 30 Juni 2008, ia kemudian menjabat sebagai komisaris sejak Juni 2010 hingga kini.[2]

Selain di bidang media Erick juga memiliki usaha di bidang periklanan, jual-beli tiket, serta desain situs web. Erick juga pendiri dari organisasi amal Darma Bakti Mahaka Foundation dan Dompet Dhuafa Republika, serta menjadi Presiden Direktur VIVA grup, dan Beyond Media. Erick juga menjabat sebagai Ketua Komite Konten dan Industri Aplikasi untuk Kamar Dagang Industri (KADIN).[2]

Olahraga

Erick yang gemar bola basket pernah menjabat sebagai Ketua Umum PERBASI periode 2006–2010 dan menjabat sebagai Presiden Asosiasi Bola Basket Asia Tenggara (SEABA) selama dua kali, yaitu periode 2006–2010 dan 2010–2014. Tahun 2012 Erick dipercaya sebagai Komandan Kontingen Indonesia untuk Olimpiade London 2012. Juga pada tahun 2012, Thohir dan Levien menjadi pemilik saham mayoritas sebuah klub Major League Soccer, D.C. United.[11] Transaksi yang membuatnya dikenal sebagai orang Asia pertama yang memiliki Tim Basket NBA adalah ketika ia membeli saham dari Philadelphia 76ers. Dari semua sepak-terjang Erick di bidang bisnis, transaksi yang paling bergema dan membuatnya terkenal tidak hanya di Indonesia, namun di dunia internasional adalah pembelian Internazionale FC.

Pembelian Internazionale FC

Pada tahun 2013, Erick menawarkan dana sejumlah 250 hingga 300 juta Euro (2,8-3,2 triliun Rupiah) untuk membeli 80% saham dari klub sepak bola Italia Internazionale atau yang lebih dikenal dengan nama Inter Milan kepada pemiliknya, Massimo Moratti. Meskipun Erick dan Moratti tidak mengakui bahwa pertemuan mereka berkaitan tentang rencana pembelian saham Inter Milan, namun sejumlah media di Italia mengabarkan bahwa Thohir sudah selangkah lagi mendapatkan 70% saham Inter. Pada hari Selasa, 15 Oktober 2013, Inter Milan resmi dimiliki Erick Thohir. Secara efektif, Erick menguasai 70%, Internazionale Holding S.rl. 20%, dan Pirelli 10%. Pada hari Jumat, 15 November 2013, Erick resmi menjabat sebagai presiden klub Inter Milan yang baru menggantikan Moratti, sementara Moratti menjadi Presiden Kehormatan Inter. Erick mengakuisisi Inter Milan melalui International Sports Capital (ISC), bersama rekannya, Rosan Roeslani dan Handy Soetedjo. Selama di Inter, Erick telah merombak staf yang berada dibawah rezim Moratti, termasuk memecat direktur klub Marco Branca dan pelatih Walter Mazzarri, dan membawa kembali Roberto Mancini ke klub. Selain itu, Erick juga telah membeli pemain berkualitas seperti Gary Medel, Stevan Jovetic, Geoffrey Kondogbia, Miranda, Jeison Murillo, Felipe Melo, Alex Telles, Adem Ljajic dan Ivan Perisic.[2]

Aksi Sosial

Erick Thohir adalah pendiri organisasi amal “Dharma Bakti Mahaka Foundation” dan bersinergi dengan “Dompet Dhuafa Republika”.

Terkini

Erick Thohir resmi menjadi ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI) periode 2015-2019 setelah menang dengan mendapatkan 31 suara dari total 58 dalam pemilihan di Jakarta, Minggu (1/11/2015) dini hari WIB.[4]

“Penting sekali kami untuk merapatkan barisan, saling percaya, dan kerja sama terlepas dari hari ini. Karena pemilihan hari ini adalah sesuatu yang kecil, tapi yang besar itu adalah bagaimana kinerja kami ke depan bersama-sama. Karena ini tanggung jawab bersama,” ujar Erick.[4]

Mengenai mengatur waktu dengan kesibukannya saat ini, ia menyampaikan bahwa hal itu tidak akan menjadi suatu masalah. Selain menjadi presiden Inter Milan, Erick juga menjabat sebagai presiden asosiasi bola basket Asia Tenggara (SEABA).[4]

“Memang saya ke luar negeri sebulan sekali, tapi kesibukan itu tidak jadi kendala karena memang ini menjadi suatu komitmen dan kerja keras yang sudah harus dilakukan. Sekarang kalau ingin rapat kan mudah, bisa video conference. Ini hal yang saya rasa tidak bisa jadi kendala lagi,” katanya.[4]

Kutipan Sang Tokoh

“it’s kind of fun to do the impossible.”[5]

Yuk dicek Tokoh luar biasa lain: Tokoh

Rujukan

1. http://bola.liputan6.com/read/2344160/inter-merugi-rp-695-miliar-apa-kata-erick-thohir
2. https://id.wikipedia.org/wiki/Erick_Thohir
3. http://www.kaskus.co.id/thread/51973e14532acfd94e000007/sekilas-tentang-quoterick-thohirquot-bagi-yang-belum-tahu/
4. http://www.cnnindonesia.com/olahraga/20151101030554-178-88648/erick-thohir-jadi-ketua-koi-2015-2019/
5. https://twitter.com/erickthohir

TW: @deni_dins
FB: https://www.facebook.com/depokinstruments/

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s