Op-Amp Non-Inverting Amplifier

Op-Amp

Op-Amp adalah akronim dari Operational Amplifier. Op-Amp merupakan rangkaian penguat tegangan dengan elemen tahanan, kapasitor, dan transistor yang dibuat dalam bentuk Integrated Circuit (IC) (untuk lebih detil mengenai dasar-dasar Op-Amp silakan klik di sini).

Op-Amp Non-Inverting Amplifier

Op-Amp Non-Inverting Amplifier adalah rangkaian Op-Amp yang bekerja sebagai penguat-tegangan pada tegangan-input-positif (V+). Pada rangkaian ini hasil penguatan yang ada di tegangan-output Op-Amp akan sefase (0°) dari tegangan-input-nya, atau dengan kata lain, jika input berupa tegangan positif, maka output akan berupa tegangan positif pula, dan begitupun pada tegangan input negatif.

opamp2

Gambar 1. Pin-pin Op-Amp.

Op-Amp Non Inverting Amplifier

Gambar 2. Rangkaian Op-Amp Non-Inverting Amplifier.

Pada artikel Op-Amp Basic khususnya bagian Golden Rules dijelaskan bahwa pada rangkaian closed-loop negative-feedback, V+-V=0. Dengan bahasa lain, Vout akan berusaha melakukan apapun agar perbedaan di kedua tegangan input tetap nol. Merujuk pada aturan tersebut, maka V=Vin dikarenakan V+=Vin (tegangan-input) seperti yang ditunjukkan oleh Gambar 3.

Op-Amp Non Inverting Amplifier Analisis 01

Gambar 3. V+=Vin sehingga V=Vin pada Rangkaian Op-Amp Non-Inverting Amplifier.

Golden Rules pada Op-Amp Basic juga menyatakan bahwa tidak ada arus yang mengalir ke atau dari tegangan-input Op-Amp. Sehingga analogi Gambar 3 akan nampak seperti Gambar 4.

Op-Amp Non Inverting Amplifier Analisis 02

Gambar 4. Analogi Rangkaian Op-Amp Non-Inverting Amplifier.

  • Mengacu pada Hukum Arus Kirchoff bahwa besar arus pada rangkaian seri seperti pada Gambar 4 adalah sama pada setiap titik:
    • iR2 = iR1
    • (Vout-Vin)/R2 = (Vin-0)/R1
    • Vout/R2 = (Vin/R1)+(Vin/R2)
    • Vout = ((Vin) x (R2/R1))+Vin
    • Vout = ((R2/R1)+1) x Vin
    • Dengan penguatan/gain (A) = (R2/R1)+1

Aplikasi

  • Penguat Tegangan Linier
    • Kesederhaan rangkaian dan penguatan yang liniear pada Op-Amp Non-Inverting Amplifier membuat rangkaian ini sangat berguna dalam suatu sistem instrumentasi.

Rujukan

TW: @deni_dins
FB: https://www.facebook.com/depokinstruments/

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s